Alumni S2 Unesa Kembangkan Inovasi GENTA SAINS, Perkuat Pelatihan dan Riset

Fatimatuz Zahro menjadi lulusan terbaik Program Magister (S-2) Pendidikan Sains, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dengan IPK sempurna 4,00.

IKAUNESA.ID,- (Surabaya) – Fatimatuz Zahro (Fatim) lulusan Terbaik Program Magister (S2) Pendidikan Sains, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Surabaya mengembangkan inovasi GENTA SAINS (Gerakan Inovator Pendidikan Sains Nusantara), yakni sebuah lembaga yang bergerak di bidang pelatihan, riset, literasi sains, teknologi pendidikan, serta inovasi pembelajaran IPA.

Menurut perempuan kelahiran Sidoarjo 7 Maret 2002 itu, GENTA SAINS diharapkan menjadi ruang kolaborasi bagi guru, mahasiswa, dosen, peneliti muda, dan pelajar untuk menghadirkan pembelajaran sains yang lebih kreatif, aplikatif, dan berdampak bagi masyarakat.

“Pendidikan sains bukan hanya tentang memahami konsep, tetapi juga menjadi jalan menciptakan inovasi dan memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat,” ujar Fatim.

Kecintaan terhadap sains, ia wujudkan dalam tesis berjudul Perangkat Pembelajaran Berbasis Masalah Berbantuan FAZAR ALIRA untuk Meningkatkan Literasi Sains Murid pada Materi Sistem Peredaran Darah Manusia.

Penelitian tersebut lahir dari kegelisahannya melihat masih banyak siswa maupun guru yang mengalami kesulitan memahami materi sistem peredaran darah karena prosesnya tidak dapat diamati secara langsung.

“Melalui simulasi digital, siswa dapat melakukan praktikum virtual, mengamati hubungan antara tekanan darah dan kerja jantung, hingga menganalisis dampak penyempitan pembuluh darah terhadap kesehatan,” jelasnya.

Bagi Fatim, teknologi seharusnya tidak hanya menjadi pelengkap pembelajaran, tetapi juga menjadi jembatan yang membuat konsep-konsep IPA yang abstrak menjadi lebih mudah dipahami dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Fatim mengaku mendapatkan berbagai pengalaman berharga saat menempuh pendidikan magister di Unesa. Salah satunya ketika mendapat kesempatan mengikuti International Conference Lifelong Learning 2.0 2024 di Mongolian National University of Education dan mengikuti program research internship di Universitas Negeri Semarang (UNNES.

Prestasi akademiknya pun terbilang impresif. Selain menjadi Awardee Beasiswa Unggulan Kemendikbudristek 2024 jenjang magister, Fatim telah menghasilkan 13 publikasi ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi SINTA 2 hingga SINTA 5, publikasi konferensi internasional, 5 buku ber-ISBN, serta 7 Hak Kekayaan Intelektual (HKI) berupa modul dan perangkat pembelajaran inovatif.

Di luar aktivitas penelitian, ia aktif mengembangkan kemampuan komunikasi melalui sertifikasi profesional MC dan public speaking. Pengalaman sebagai MC, moderator, dan narasumber berbagai kegiatan membuatnya percaya bahwa ilmu pengetahuan akan lebih bermanfaat jika dapat dikomunikasikan dengan baik kepada masyarakat.

Saat ini, Fatim juga tercatat sebagai anggota aktif Perhimpunan Periset Indonesia (PPI) bidang kepakaran Pendidikan IPA. Baginya, keterlibatan dalam organisasi profesi menjadi ruang untuk membangun kolaborasi dan memperluas kontribusi dalam pengembangan budaya riset di Indonesia.

Di balik sederet capaian tersebut, Fatim memiliki pesan sederhana bagi mahasiswa. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan waktu dengan baik, tetap konsisten melangkah, serta tidak membandingkan proses diri dengan orang lain.  

Ke depan, Fatim bertekad melanjutkan kiprahnya sebagai pendidik dan peneliti di bidang pendidikan sains. Ia juga ingin mengembangkan GENTA SAINS menjadi wadah kolaborasi bagi guru, mahasiswa, dosen, peneliti, dan pelajar untuk menghadirkan pembelajaran sains yang inovatif, kreatif, dan berdampak bagi kemajuan pendidikan Indonesia. (*)

Penulis: Sindy

Editor: Basyir

Share:

Berita lainnya

Unesa Juara Umum Pomprov III Jatim

ikaunesa.id – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tampil sebagai juara umum dengan meraih 162 medali, dengan rincian 69 medali emas, 49 medali perak dan 53 medali perunggu. Torehan ini melebihi perolehan medali di Pomprov II Jatim 2023 lalu di Jember yang hanya mengoleksi 100 medali dengan rincian 41 emas, 32 perak

Tertarik Budaya, Alumni FBS Unesa Dalami Pembelajaran BIPA Berbasis Plurikultural

Ketertarikannya terhadap budaya ditambah perjumpaannya dengan mahasiswa asing membuat Meydiana Dyah Pramesty (Meydina) semakin tertarik mendalami kajian berkaitan dengan pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) berbasis Plurikultural. Alumni Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Surabayaberhasil menyelesaikan dua tugas akhir sekaligus, yakni skripsi

Jl. Raya Kampus Unesa, Lidah Wetan, Kec. Lakarsantri, Surabaya, Jawa Timur 60213

© 2026 All Rights Reserved.

Scroll to Top